Sesali Konflik Tulehu-Tial, Kapolda Maluku Konsolidasi Internal Antisipasi Sikon

by -9 Views

“Seharusnya dalam lantunan irama takbir Idul Fitri mengalir rasa saling mengasihi, memaafkan, mendamaikan satu dengan yang lain sebagai hakekat hari yang fitri,” sesal Kapolda yang didampingi Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Kapoksahli yang mewakili Pangdam XV/Pattimura saat mediasi di Kantor Desa Negeri Tulehu dan Negeri Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, pukul 12.30 WIT, Selasa 01/04/2025.

Tulehu,moluccastimes.id-Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si mengaku sangat menyayangkan konflik antar pemuda Negeri Tulehu dan Negeri Tial, Senin 31 Maret 2025.

“Seharusnya dalam lantunan irama takbir Idul Fitri mengalir rasa saling mengasihi, memaafkan, mendamaikan satu dengan yang lain sebagai hakekat hari yang fitri,” sesal Kapolda didampingi Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Kapoksahli yang mewakili Pangdam XV/Pattimura saat mediasi di Kantor Desa Negeri Tulehu dan Negeri Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, pukul 12.30 WIT, Selasa 01/04/2025.

Kapolda meminta agar seluruh masyarakat tenang.

“Jika terjadi sesuatu, laporkan kepada aparat keamanan. Jangan main hakim sendiri, masyarakat dan negeri merupakan aset kita bersama. Orang mengenal kita karean hidup damai yang kita hadirkan di Maluku,” pinta Kapolda.

Terkait konflik antar pemuda dua negeri itu, Polda Maluku akan melakukan konsolidasi internal serta pengarahan kepada para perwira dan Kapolsek sejajaran Polresta pulau Ambon.

“Hal ini untuk mengantisipasi perkembangan situasi dan kondisi di wilayah hukum Polresta pulau Ambon agar tetap kondusif dan tidak terpengaruh dengan kejadian perkelahian tersebut. Kami juga akan mendirikan Pos Pengamanan menjamin keamanan serta menindak tegas pelaku sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.

Orang nomor satu di Polda Maluku itu juga menghimbau masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial.

“Agar supaya tidak terprovokasi isu atau informasi liar yang belum tentu kebenarannya di media sosial
maupun pesan-pesan WA. Berikan tanggungjawab itu kepada aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan,” harapnya.

Usai mediasi Kapolda, Gubernur, Koorsahli Kodam Pattimura dan rombongan yang didampingi Raja Negeri Tulehu dan tokoh masyarakat, kemudian mengunjungi rumah duka Almarhum Zulfikar Ohorella.

Adapun mediasi tersebut juga dihadiri Irwasda Maluku, Karo Ops, Direktur Intelkam, dan Dansat Brimob Polda Maluku, Kasatwil Den 88 AT Wilayah Timur, Kapolresta Ambon, Dandim 1504 Ambon, Kapolsek Salahutu dan Danramil 1504 Salahutu serta Para tokoh adat, agama, pemuda, serta perwakilan masyarakat Negeri Tulehu dan Negeri Tial. (MT-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *